Masjid di Patani Digranat, 1 Muslimah dan 2 Anak Laki-laki Cidera

Patani (Voa-Islam.com) - Seorang wanita Muslimah dan dua anak laki-laki terluka ketika seorang tak dikenal melemparkan granat ke sebuah masjid di distrik Sai Buri.

Aranya Tokayor, 43, Romsu Aming, 9, dan Amran Kwaeng, 9, mengalami luka-luka oleh ledakan saat mereka berkumpul untuk melakukan Shalat Subuh, di masjid Lamuttakin Nuru Tabing.

Ketiganya kini dirawat di rumah sakit Sai Buri Crown Prince.

Para penyelidik mengatakan salah satu dari dua pria naik sepeda motor melewati masjid dan melemparkan granat saat para penduduk desa berkumpul untuk melakukan shalat.

Polisi yang memeriksa pecahan granat di lokasi ledakan tersebut tidak mengidentifikasi jenis granat.

Squad kematian pemerintah Thailand diduga berada dibalik pembunuhan dan penyerangan secara diam-diam terhadap umat Muslim di provinsi perbatasan selatan tersebut. Dua pekan lalu, tepatnya hari senin (08/06) orang-orang yang diduga sebagai Squad kematian pemerintah juga menembak mati seorang Ustadz terkemuka Yala, Daramae Da’kek, atau yang lebih dikenal dengan Ustadz Mae.

Ustadz Mae ditembak dibagian leher oleh sekelompok orang ketika ia sedang dalam perjalanan mengendarai motor di jalan raya Kg Talingshan dan Kg Lingek, Mukim Bannangsata, Distrik Bannangsata, Yala. Akibat pembunuhan Ustadz Mae, pasukan keamanan Thailand segera memberlakukan siaga tingkat tinggi karena khawatir akan pembalasan yang akan dilakukan oleh para pejuang Muslim Patani. (bp)