Taliban: Amerika Akhiri Saja Kolonialisme di Afghanistan

Taliban mengatakan kematian Utusan Khusus AS di Pakistan dan Afghanistan, Richard Holbrooke, seharusnya mempercepat penarikan pasukan asing dari Afghanistan.

Kelompok pejuang mengatakan Amerika harus mengakhiri pemerintahan kolonial di Afghanistan.

"Emirat Islam Afghanistan menyerukan pada kekuatan Amerika untuk meninggalkan impian mereka mendominasi militer dan mnguasai pemerintahan kolonial di Afghanistan," kata juru bicara Taliban kepada AFP, sebagaimana yang dilansir ulang Press Tv pada hari Selasa.

Holbrooke mati setelah menjalani operasi di Washington hari Senin. Diplomat veteran 69 tahun, yang merasa sakit pada pertemuan Departemen Luar Negeri pada hari Jumat, kemudian dioperasikan untuk memperbaiki sebuah saluran aorta. Holbrooke bergabung dengan pemerintahan Presiden Barack Obama sebagai utusan khusus di Pakistan dan Afghanistan pada tahun 2009. Karir
diplomatiknya membentang selama hampir lima dekade.

Kelompok pejuang juga mencatat bahwa strategi baru Obama pada perang Afghanistan pasti akan menemui kegagalan, mengatakan, " formulasi strategi militer baru mereka tidak akan pernah berubah kekalahan menjadi kemenangan dalam waktu dekat."

Komentar itu muncul hari sebelum kajian AS terhadap perang di Afghanistan. Pada tahun 2001, AS dan sekutunya menginvasi Afghanistan dengan dalih melenyapkan terorisme. Namun, pendudukan yang dipimpin AS negara kini telah berubah menjadi perang panjang.

Setidaknya 693 pasukan asing sejauh ini telah tewas di Afghanistan pada tahun 2010, menjadikan tahun ini menjadi tahun paling mematikan bagi NATO sejak invasi pimpinan Amerika.

Sekitar 150.000 tentara NATO saat ini dikerahkan di Afghanistan dengan rencana untuk bertahan sampai 2014. Pentagon mengakui dalam sebuah laporan baru-baru ini bahwa AS telah gagal membangun keamanan di Afghanistan.

[muslimdaily.net/ptv]