sujud nan indah berseri


Wahai tawanan dunia,budak nafsu,tempat segala dosa,engkau gudang semua kesalahan,ingat apa yang telah engkau lakukan,waspadalah dan takutlah terhadap tuhan-mu yang mengetahui hati-mu lalu ia tak memperdulikan-mu,engkau akan di usir dari hadapan-nya di jauhkan dari sisi-nya dan dihalangi menemui para kekasihnya hingga engkau tidak mendapatkan perhatian dan terkungkung oleh kerugian,tiap kali engkau bangkit untuk keluar dari kesesalan,kenyataan dan keadaan-mu akan memanggil dan berseru:

“menyingkir dari kami tak ada guna engkau memanggil lagi,
Hai pengingkar janji telah lama engkau menghianati dan melupakan kami,
Engkau berpaling dari kami dan tidak mentaati ,
Kemudian engkau mengharap Ridha dan keakraban yang telah jauh sekali,
Saat ini engkau dekati kami setelah sekian lama engkau lupakan kami.
Wahai penghianat,tak ada yang pantas bermesraan dengan kami
Kecuali mereka yang bersusah payah untuk mendekat.
Wahai yang menukar keabadian dengan kefanaan belum tampak bagimu kerugian ?
Alangkah indah-nya hari-hari kemesraan dan alangkah pahitnya hari hari tanpa perhatian.tidak akan baik nasib suatu kaum hingga mereka meninggalkan tempat tidur,menghidupkan malam dengan membaca Al Qur’an dan berjaga di waktu malam dengan berdiri dan sujud untuk sang penyayang.



Dalam syair di katakan:

“ Bahagialah yang di waktu malam mata tak terpejam
Melalui malam dengan risau karena cinta pada penguasa alam,
Dalam kerinduan ia berdiri mengawasi bintang
Sedang mata tuhan tak pernah lengah memandang”


“kebaikan tidak akan hancur,dosa tidak akan lupa,ALLAH tidak akan fana,berbuatlah sekehendak hati-mu ,balasan yang akan engkau terima tergantung pada pengalaman-mu terhadapa agama.