satu dalam damai


Kami merendah di hadapan-mu dengan harapan semoga dengan perangai kelembutan,engkau meridhai kami…
Demi zat-mu sungguh kami telah dating dan berlindung kepada-mu namun mendapat pengusiran dan kami di halangi oleh tirai kemaksiatan.kalau bukan karena dosa maka kami tidak akan mendapatkan rintangan.
Engkau tak turut serta dalam membuat jarak dan kerenggangan akan tetapi semuanya karena perbuatan yang kami lakukan.engkau membuka pintu kemurahan dengan kerelaan setelah kami melakukan kejahatan..
Kami perlakukan engkau dengan keadilan dan mengikat perjanjian sesaat lalu melakukan penghianatan.

Engkau tidak pernah membatalkan perjanjian akan tetapi kamilah yang sering melakukan pembatalan .kami di usir dari keridhoan-mu karena melakukan kejahatan.
Seandainya kami pantas mendapat keridhoan pasti kami akan mendapat sambutan.
Kami mengakui kesalahan yang kami lakukan maka bermurahlah pada kami dengan keridhoan atas pengakuan.
Dan siapakah yang diharapkan oleh seorang budak kecuali majikan
Maka sayangilah kami bagaimanapun yang kami lakukan dan apakah ada yang dapat menggantikan kedudukan mu.dan bukanlah kalau tidak karena engkau tak ada arti bagi kebenaran.
Alangkah indah dan manisnya kemesraan dan alangkah tingginya kedudukan serta kemuliaan mu..
Harga diri kami adalah merendah di hadapan-mu dan kemuliaan kami adalah di hadapan-mu melakukan ketundukan………