Antara malam-siang,pikiran,...



Atha’bercerita:
Aku datang kepada siti Aisyah RA.bersama ibnu umar dan ubaid bin amer meminta aisyah bercerita sesuatu tentang nabi muhammad..
Lalu berceritalah siti Aisyah,sambil menangis...

Pada suatu malam datanglah Rasulullah kepadaku dan ia berkata:

“ijinkanlah aku hai aisyahakan beribadah menghadap tuhanku”
Aku menjawab “aku lebih suka engkau mendekati ALLAH daripada memenuhi keinginanku”.
Lalu Rasul berdiri menuju bak air,berwudhu kemudian duduk melafalkan Qur’an sambil menangis tiada henti-henti sehingga air mata-nya membasahi tanah tempat beliau duduk..
Kemudian masuklah bilal bertanya kepada Rasul.
“apa yang menangiskan engkau wahai Rasulullah padahal ALLAHtelah mengampuni segala dosamu yang lalu ataupun yang akan datang.”
Rasulullah menjawab:”tidakkah aku semestinya menjadi seorang hamba yang pandai bersyukur?
Bagaimana aku dapat mencegah dari menangis sedang semalam,ALLAH telah menurunkan ayat-ayat-nya:

Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal (yaitu)orang-orang yang mengingat ALLAH sambil berdiri dan duduk ataupun dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi seraya berkata :ya tuhan kami ....tidakkah engkau menciptakan ini dengan sia-sia maha suci engkau maka peliharalah kami dari siksa neraka....wahai billal
Tidak ada yang dapat memadamkan api neraka kecuali air mata celakalah orang yang membaca ayat ini dan tidak memikirkan-nya.......