heboh emas

Banyuwangi – Warga di kawasan Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi dihebohkan dengan kabar penemuan butiran-butiran emas di sungai. Sungai yang diduga berisi bongkahan emas itu berada di sekitar lokasi eksplorasi emas PT Indo Multi Niaga (IMN).

Tidak ada yang tahu pasti siapa yang pertama kali menemukan butiran emas yang diduga tersebar di sungai-sungai yang ada di sekitar Gunung Tumpang Pitu, lokasi eksplorasi emas PT IMN.

“Kami tahunya dari teman, saya cari lokasinya hingga ketemu,” jelas Sugiarto, salah seorang warga yang turut mendulang emas di Sungai Panjang.

Dari penelusuran wikiberita.com di lokasi, Rabu (22/4/2009), nampak ratusan warga berendam di dua sungai yang aliran airnya berasal dari atas Gunung Tumpang Pitu. Mereka tersebar di dua titik.

Yang pertama Sungai Panjang di Dusun Pulau Merah Desa Sumberagung. Dan lokasi kedua warga nampak berkerumun di sungai kecil di hutan jati lembah Gunung Tumpang Pitu masuk Kampung 56 Desa Pesanggaran.

Dengan menggunakan wajan penggorengan, warga mendulang lumpur di dasar sungai untuk dikumpulkan butiran emasnya. Bahkan sejumlah warga lainnya nampak membawa linggis untuk menggali dasar dan tepi sungai.

Semua warga yang menjadi penambang emas tradisional dadakan tersebut, mengaku mendapatkan emas antara 2-5 gram. Beberapa orang diantaranya bahkan menemukan bongkahan batu sebesar jempol kaki orang dewasa yang diduga bpngkahan emas.

“Saya yakin kalau ini gumpalan emas, sebab teman saya kemarin juga dapat dan laku dijual,” terang Samsul, seorang pendulang emas yang siang itu mendapatkan gumpalan batu emas sebesar jari jempol orang dewasa.

Meski warga menyakini butiran dan gumpalan yang mereka cari mengandung emas, namun hingga kini belum satu pun pihak terkait yang memastikan penemuan warga tersebut.

Jika keyakinan warga benar, bisa jadi hal itu mematahkan sebuah pernyataan jika kandungan emas di Gunung Tumpang Pitu dan sekitarnya tak sebanding dengan biaya produksi pengeborannya.


sumber www.wikiberita.com