Tumpuan cita cita-ku


“Wahai yang terpercaya,tumpuan cita-citaku
Engkau harapan-ku,engkau pelindungku
Jadikan kebaikan sebagai akar amalanku
Dan tetapkan taubat untuk diriku
Sebelum adzal datang menjemputku
Dan jadilah engkau pelindung bagiku”


1. Saudara-ku apakah yang membuat aku mengantuk sedang kamu terjaga?
2. apakah yang membuat aku bingung sedang kamu mengetahui?
3. apakah yang membuat aku mabuk sedang kamu sadar ?
4. apakah yang membuat aku demikian santai sedang kamu akan di tuntut?
5. apakah yang membuat aku menetap sedang kamu akan pindah?



Belum tibakah saatnya mereka yang terpulas untuk bangun?

Belum tibakah waktu-nya mereka yang terbuai kelalaian untuk mengambil nasehat?
Ketahuilah bahwasanya semua manusia di dunia ini sedang melakukan perjalanan maka beramal untuk dirimu yang menyelamatkan dari adzab neraka pada hari kebangkitan

“telah tiba bagimu untuk pergi
Segala yang melalaikan hendaklah engkau waspada
Jangan terlena oleh masa kini dan esok hari
Betapa banyak orang yang terpedaya dan bahaya menanti”

“di depanku seakan tempat menanti di hadapan Illahi
Aku di Tanya oleh-nya dan terbongkar semua rahasia yang tersembunyi
Cukuplah bagiku di saat shirat ku lewati
Tajam-nya mengerikan laksana pedang dan di bawah-nya ada api”