tetesan-tetesan Air mata


Wahai orang yang kelalaian-nya telah menimbun dan mabuknya telah berkepanjangan,renungkanlah kelembutan tuhan dan kebaikan-nya kepada-mu.aku bersumpah demi Allah pada-mu,lenyapkan beban-beban dosa dan kesalahan dengan bertaubat dan hadapkan hatimu kehadapan dzat yang maha mengetahui kegaiban,lalu cucilah mukamu dengan tetesan-tetesan Air mata,kemudian berselimutlah dengan pakaian ketundukan dan kerendahan::

“kutunggangi perbuatan dosa,maka kutemui kehinaan
Dan air mataku mengalir di lereng dan lembah
Kukecam hati yang tertimpa bencana
Kepada siapakah tempat mengadu seorang hamba sahaya
Kalau bukan kepada-mu wahai Tuhan
Kelembutan mu wahai pemilik Arsy bagiku lebih utama"



Wahai budak kejahatan,betapa sering engkau bermaksiat lalu,kami tutupi,betapa banyak engkau merusak pintu larangan lalu kami perbaiki,betapa sering kami mengeluarkan air mata-mu karena takut tapi tidak pernah menetes,berkali kali kami memohon padamu untuk menjalin hubungan dengan melakukan ketaatan tapi engkau lain dan menjauh,berapa banyak nikmat yang dilimpahkan padamu dan godaan nafsu sedang engkau tidak mendengar dan tidak ingkar,dan engkau meminta menetap di dunia padahal dunia hanyalah jembatan bagi mereka yang lewat..

“mereka mencegahmu dan menikmati cinta dan kasih sayang,
Di saat mereka melihat darimu khianat dan kecurangan
Jika engkau berbuat baik dan menampakkan rasa saying.
Mereka akan membalasmu dengan penghormatan dan kelembutan
Sangat jauh mereka dan sifat aniaya dan garang
Hanya saja kebaikan mereka bagi yang patut mendapat kebaikan..