Nanti Aja ahhhh


Saudaraku berapa harikah yang telah engkau habiskan untuk mengulang-ulang kata “nanti” betapa banyak waktu yang kau sia siakan dengan melalaikan kewajiban-mu tetapi betapa banyak telinga yang sempurna pendengaran-nya tapi tidak dapat digetarkan oleh peringatan dan ancaman.

“jangan merasa aman dengan kebaikan di dunia
Karena kebaikan-nya akan mengalami kerusakan
Dan jangan bergembira dengan harta yang kau dapatkan
Karena sesungguhnya pada harta itu akan kau temui yang tidak di inginkan.”

Aku berdiri dan pelupuk mata ku menumpahkan air mata
Dan hatiku risau karena takut putus hubungan dengan-nya
Semua orang durjana telah di binasakan oleh dosa
Ia terhina,sedih dan menyesal sambil menundukkan pandangan-nya
Betapa banyak dosaku yang besar tak terkira
Sedangkan engkau mengetahui segala pengaduan-ku
Engkau pengampun terhadap hamba-hambamu
Penyantun,pemurah,penyanyang serta maha luas ampunan-mu..



“penderitaan ku bertambah karena-mu siang dan malam
Kenapa kau lakukan hal itu sedang kau yang tersayang
Kau akan tinggal di tempat ini sampai Allah
Membangkitkan semua ciptaan tak ada lagi harapan
Berjumpa dengan-mu sedang kita berdekatan”

“Ku tunggangi perbuatan dosa,maka kutemui kehinaan
Dan air mataku mengalir di lereng dan lembah
Kukecam hati yang tertimpa bencana
Kepada siapakah tempat mengadu seorang hamba sahaya
Kalau bukan kepadamu wahai raja di raja
Kelembutan-mu wahai pemilik arsy bagiku lebih utama..”