Kerinduan di Hati


Saudaraku belenggulah jiwa-jiwa kalian dengan tali kekang dan belenggulah kerinduan di hati hati kalian dari kemaksiatan,bacalah lembaran lembaran ibroh(pelajaran)dengan penuh pemahaman.wahai yang ajalnya mengikuti segala kejahatan,waspadalah wahai yang sedang terlelap,betapa panjang masa yang engkau lalaikan.dunia ini seluruhnya hanyalah impian dan yang paling manis padanya hanyalah mimpi yang kacau tak beraturan.akan tetapi pemikiran orang tua di dunia ini seperti kekanak kanakan.
Siapa yang mengalahkan nafsu-nya dialah yang perkasa.sungguh kelalaian ini telah menggunung dan musibah telah berdatangan…
Wahai orang yang umur-nya semakin melaju,masa yang lain tak akan kembali kepadamu,peringatan demi peringatan telah memperdengarkan nasehat dan petunjuknya kepadamu,ubanpun telah mengabarkan bahwa engkau sedang menuju kematian dan akan di ratapi orang.bahwa lisan I’tibar (peringatan)telah berseru memanggilmu”wahai sekalian manusia ,sesungguhnya kamu telah bekerja dengan sungguh-sungguh menuju tuhan-mu:

“setelah berlalu masa kemesraan dan keridhaan
Engkau menuntut sesuatu yang telah berlalu
Mengapa engkau tak dating di saat kondisi memungkinkan
Dan di saat rambut-rambut di kepalamu belum lagi memutih oleh uban.”

Saudaraku ini adalah saat-saat untuk kembali kepada Allah,,beristigfarlah(memohon ampunan)dan angkatlah diri dari lembah dosa dan kenistaan “barang siapa yang telah berusia empat puluh tahun sedang kebaikan belum mengalahkan keburukan-nya maka hendaklah ia bersiap-siap memasuki api neraka”

“aku mendatangimu wahai pemilik kemuliaan
Lapangkanlah apa yang terlihat oleh-mu
dari sempit-nya keadaanku celaka-celaka aku.
Karena telah bermaksiat kepadamu dengan kebodohanku
Dan aib kenistaan telah terlintas di benakku
Kepada siapakah hamba sahaya mengajukan keluhan
Selain kepada-mu wahai wali para wali
Sungguh kasihan diri ini,karena di lalaikan oleh kemaksiatan
Hingga tak pernah bermunajat padamu di malam-malam
Yang sepi inilah diriku
Hambamu yang meliputi kejahatan
Berdiri di hadapanmu wali pemilik keagungan
Jika engkau ya Rabbi,menyiksa diriku
Sungguh aku memang pantas mendapatkan siksaan
Dan jika engkau mengampuni
Sungguh ampunan-mu ku harapkan
Tak ada celaan bagi-mu jika hal itu engkau lakukan