Wacana Koalisi Lokal, PDIP Welcome

Tawaran koalisi lokal yang digagas DPC PKB pimpinan Affandi Alwi, bukan hanya disambut hangat jajaran DPC PPP Banyuwangi. DPC PDIP yang disebut-sebut berpeluang mendapat limpahan suara dari PKB Affandi dalam pileg 9 April nanti, juga menyambut baik.

Ketua DPC PDIP Banyuwangi Hermanto mengakui, niat PKB Affandi membuka pintu koalisi dengan partainya dalam pileg adalah sebuah kehormatan. "Terus terang saja, kita memang belum ada komunikasi masalah koalisi dengan PKB Pak Affandi. Tapi kalau rencana koalisi tersebut serius, tentu kami merasa terhormat," tuturnya kepada RaBa, kemarin.

Politisi yang baru saja mengikuti musyawarah kerja nasional DPP PDIP di Solo itu mengakui, dalam konteks pileg saat ini sebenarnya koalisi antarpartai kurang memiliki arti signifikan. Sebab dalam pileg yang menggunakan sistem suara terbanyak, kata dia, penentu seseorang untuk bisa lolos menjadi wakil rakyat tergantung kepada individu caleg. Namun, Herman mengakui, peranan partai termasuk untuk berkoalisi, tetap diperlukan demi memperbanyak dan memperluas jaringan pemilih. "Hanya format koalisinya bagaimana? Mungkin hal ini yang perlu kita komunikasikan lebih dalam dengan teman-teman PKB," cetusnya.

Apakah ada rencana untuk melakukan pertemuan dengan jajaran DPC PKB pro Gus Dur? Anggota FPDIP DPRD Banyuwangi itu mengaku belum memiliki agenda tersebut. "Kalau kita sifatnya kan pasif. Kita lebih banyak menunggu, bagaimana format koalisi yang diinginkan dari teman-teman PKB," jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, gagal melaju sebagai peserta pileg yang tinggal 63 hari lagi, PKB Affandi mulai membuka pintu koalisi lokal dengan partai lain. Tujuannya, untuk mengalihkan suara kader dan simpatisannya. Menurut Abdillah Rafsanzani, wakil ketua DPC PKB Affandi, PPP dan PDIP berpeluang mendapat limpahan suara, karena dinilai memiliki ikatan kultural dan historis.