Pemilu dongkrak belanja iklan


Iklan komisi pemilihan umum tahun lalu membubung 1500 %

Iklan-iklan kampanye pemilihan umum akan mendongkrak belanja iklan secara keseluruhan sehingga belanja iklan akan tumbuh sekitar 20% menjadi 50 triliun tahun ini dari tahun lalu Rp 41,7 triliun.

Akan di perkirakan belanja iklan politik tahun ini akan naik menajadi 2,64 triliun atau bertambah Rp 440 miliar dari belanja tahun lalu.tahun ini perusahaan telekomunikasi juga masih akan menjadi pembelanja (pemasang) iklan terbanyak.

Telepon seluler telah menjadi bagian dari hidup kita sehari-hari dan perusahaan yang terkait akan terus beriklan karena tahu pangsa pasarnya masih terus tumbuh.tahun lalu perusahaan telekomunikasi menggelontorkan Rp 4,37 triliun untuk beriklan di media masa.

Adapun sektor lain-nya seperti perbankan dan produk konsumsi rumah tangga,juga tidak akan mengurangi belanja iklan mereka.pasalnya meski krisis mereka tetap harus menjaga brand awarenes.

Dalam survey nielsen media sepanjang 2008 belanja iklan politik menempati posisi kedua setelah iklan perusahaan telekomunikasi.

Menjelang pemilihan umum nielson media.belanja iklan politik sepanjang tahun lalu melonjak lebih dari 66 % atau sebesar Rp 880 miliar menjadi Rp 2,2 triliun dari Rp 1,3 triliun pada 2007.

Lonjakan tersebut terjadi baik di surat kabar maupun televisi,iklan politik .termasuk iklan buatan pemerintah ,paling banyak di pasang di surat kabar.

“calon legislator daerah menghabiskan Rp 180 miliar,”calon legislator di daerah biasanya memilih beriklan di surat kabar lokal agar lebih dekat dengan sasaran pemilihnya.

Sedangkan di telivisi iklan politik menghabiskan Rp 862 miliar atau naik 58 persen dari 2007.di televisi pertumbuhan iklan politik menempati urutan kedua setelah perusahaan penyedia layanan horoskop dan partyline..

Iklan komisi pemilihan umum yang dipisahkan penghitungannya dari iklan politik dan pemerintah juga makin gencar di pasang di surat kabar ,pada tahun 2007 kpu baru mengeluarkan Rp 6 miliar,sedangkan tahun lalu sudah melonjak Rp 96 miliar atau membumbung luar biasa sebesar 1500 persen..

Selain komisi pemilihan sepanjang tahun belanja iklan perusahaan penyedia layanan pesan singkat melonjak hingga 117 persen.

“kita sering melihat iklan seperti ketik reg spasi game,atau ketik reg spasi ramal di media masa”lonjakan ini terjadi karena makin banyak pula konsumen yang menggunakan layanan tersebut,terutama menjelang tahun baru seperti makin banyaknya orang yang membutuhkan ramalan masa depan.

Perusahaan layanan pesan singkat memilih televisi sebagai media favorit untuk beriklan karena jangkauan pemirsa nya lebih luas,sepanjang tahun lalu peruahaan ini menghabiskan 1,24 triliun di telivisi.