Kesenian Tradisional Praburoro


Praburoro adalah suatu bentuk drama tari yang lakon-lakonnya bersumber dari hikayat Amir Hamzah yang membawakan cerita-cerita dari Tanah Persi yang masuk ke Indonesia bersama dengan masuknya kebudayaan Islam ke Indonesia. Jenis kesenian ini disebut Praburoro karena sering membawakan lakon dengan tokoh Roro Rengganis yang arenanya disebut Praburoro. Kesenian ini dimainkan oleh 40-50 orang dalam 3 grup dengan diiringi gamelan Jawa bernad slendro. Beberapa ciri dari kesenian Praburoro ini antara lain; gerak tarinya termasuk tari Jawa. Busananya wayang orang.

Gamelan pengiringnya adalah gamelan jawa lengkap bernana slendro. Gending yang mengiringi Gending Jawa atau Gending-gending Blambangan. Pementasan Praburoro ini biasanya mengunakan lakon menaklukkan negara yang dianggap bukan Islam. Dalam bagian akhir cerita ditutup dengan adegan "Sunatan", yaitu semacam peragaan khitanan yang dilakukan atas raja-raja yang sudah ditaklukkan oleh Menak Agung Jayengrono dengan Umarmoyo