Belajar menghargai waktu



Tanpa waktu manusia tidak dapat berbuat apa-apa.sebab hanya dalam waktu ia dapat hidup dan berkarya.karenanya selayaknya kita jangan sampai menyia-nyiakan-nya.
Kejayaan umat islam akan terwujud bila ada orang-orang yang menampilkan citra islam sejati dalam kancah kehidupan ini.dari pikiran,akhlak dan hatinya terpancar ketinggian nilai-nilai islam.hari-harinya penuh dengan keteladanan bagi kehidupan sosial di sekitarnya sudah pasti proses untuk menuju puncak keteladanan itu membutuhkan kemampuan ,Rasulullah dan para sahabat serta kaum salafus shalih adalah figur figur qudwah (contoh terbaik dalam hal menghargai waktu.waktu bagi mereka adalah rentetan panjangamaliyah mereka.
Ketika ujian datang bagi mereka itulah saat saat terbaik untuk menempa iman itulah waktu untuk berinteraksi lebih lekat lagi dengan Allah SWT.ketika masa ujian berlalu,hari hari mereka pun terisi dengan jihad dan dakwah,itu semua menunjukkan betapa tingginya frekuensi amaliyah ibadah mereka.
Dari sini semakin nyata betapa cermatnya kaum muslim generasi pertama dalam menghargai waktu.waktu di perintah untuk mempertahankan diri dan menguatkan ruh.dengan segala kedisiplinan mampu mereka lalui.tatkala perintah dakwah dan jihad turun.tak satupun yang berleha leha,selain tumbuhnya gelora kerinduan mati syahid.
Abdullah bin Rawahah ra hanya dengan kekuatan 3000 pasukan menghadapi 200.000 pasukan gabungan romawi dan nasrani arab.di saat perang mu’tah dengan semangat,ia dan pasukannya mengobarkan jihad seraya berkata ,”hai saudara-saudara-ku kenapa kalian tidak menyukai syahid yang menjadi tujuan kita berangkat ke medan perang ini?
Marilah maju! Tak ada pilihan lain kecuali salah satu dari dua kebajikan;menang atau mati syahid,”(hayatush shahab,DR Abdurrahman ra’fat al basya)
Dari kedisiplinan menjaga dan memanfaatkan waktu lahirlah kekuatan terpadu tatkala kendali kepemimpinan dunia berada di tangan kaum muslimin tidak berhenti mengisi lembar-lembar sejarah hidup dengan tinta emas.dunia merasakan indahnya rahmat islam yang di bawa oleh orang-orang yang sibuk mengisi hari-harinya dengan amal amal shaleh..
Robert briffault dalam buku-nya yang berjudul the making of humanity berkata.tidak satu pun dari segi-segi kemajuan eropa yang tidak mendapat jasa-jasa besar dari peradapan islam masa lalu yang mempunyai pengaruh besar