1 tidak di siksa oleh banyaknya keinginan


Memiliki keinginan adalah sesuatu yang sangat manusiawi bahkan manusia bisa maju dan berprestasi karena keinginan,tetapi jikalau hidup di perbudak keinginan sampai termpas kebahagiaan,ibadah,waktu ,pikiran,tenaga bahkan biaya .hanya untuk meladeni keinginan kita,dan keinginan tersebut nyata-nyata tidak membawa manfaat bagi kemulyaan dunia dan akhirat,berarti kita sudah di jajah oleh keinginan.lihatlah orang yang di siksa oleh keinginan memiliki rumah megah,mobil baru,penampilan yang selalu trendi,hari-hari-nya benar-benar hari-hari yang terjajah,tidak layak kita menggandaikan hidup ini untuk meladeni setiap keinginan.
Kita harus selalu berfikir jernih,keinginan yang harus kita penuhi adalah keinginan yang di sukai Allah.yakni keinginan yang bisa menjadi ladang amal saleh dan bekal untuk kepulangan kita ke akhirat dengan demikian perjuangan kita pun akan menjadi ibadah,dapat atau tidak yang kita inginkan,Insya Allah tetap menjadi amal kebaikan dan bisa menjadi bekal pulang yang bernilai.



Allah berfirman,””kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad,maka bertawakallah kepada Allah,sesungguhnya Allah menyukai Orang-orang yang bertawakal kepada-NYA.,”(QS Ali imran[3]:159)

Sempurnakan ikhtiar dan bertawakallah karena tawakal itulah hakekat keinginan yang terbaik menurut kita belum tentu baik menurut Allah.begitupun sebalik-nya,buruk menurut kita belum tentu buruk menurut Allah...
Allah juga berfirman,”boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagi-mu.Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui ,”(Q.S Al Baqarah [2]:216)

Dengan kata lain,silahkan miliki keinginan tapi pastikan keinginan itu menjadi pengantar ke jalan yang lurus dan ikhtiar di jalan-nya serta serahkanlah kepada Allah semata,Insya Allah dengan ini kita akan bebas dari penderitaan di siksa oleh keinginan.