mama

Kasih Seorang Mama

Dulu.......dari kecil hingga saya beranjak dewasa.....mulai sekolah TK
sampai dengan lulus bekerja......saya menganggap bahwa sudah kewajiban mama
saya untuk menyediakan semua keperluan anak-anaknya.......

Saya berfikir bahwa tidak aneh seorang Mama ikut bekerja banting tulang,
mulai dari jual kopi, jual cathering, dsb......untuk memenuhi kebutuhan
rumah tangga sehari-hari dan tambahan biaya sekolah anaknya........

"Minimal anak mama harus lulus SMA" begitu kata mama setiap saat...........
Mama saya hanya sekolah sampai sekolah dasar......tapi saya angkat topi
karena beliau rajin membaca sehingga pengetahuan umumnya tidak kalah dengan
mereka yang kuliah.

"Tuh...om kamu yang sarjana hukum senang sekali ngobrol sama mama soal
hukum" kata mama dengan bangganya........dan saya cuma bisa bilang "iya
deh.......mama hebat........"

Akhirnya bukan saja lulus SMA, 2 orang anak mama termasuk saya bisa
menyelesaikan kuliah dan berpredikat Sarjana.............
Bisa saya lihat betapa bahagianya wajah mama waktu nama saya disebut dan
dengan bangga maju ke depan menerima sertifikat kelulusan...........dalam
hati saya berkata "Mama...ini buat mama membanggakan anaknya di kampung"
biar orang laen bisa bilang kalau mama saya berhasil mendidik
anaknya........meskipun kami cuma lulusan universitas yang biasa saja dan
dengan nilai yang biasa.

Saya terus berfikir bahwa biasa saja kalau seorang mama bangun setiap pagi
dan berdoa untuk keluarganya dengan menyebut nama anaknya satu-persatu di
dalam doanya.............

Juga biasa saja kalau mama sibuk di dapur tanpa minta bantuan anak gadisnya
dan kadang merasakan keram di tangan dan kaki karena terlalu
lelah..............jari teriris pisau.......tangan tersiram air
panas........kulit tangan & kaki yang rusak karena terlalu sering
mencuci.........
Dan sampai detik terakhir.......saya tidak pernah melihat mama menangis
atau menyesali tugasnya sebagai seorang Ibu...........

Malah terkadang mama disibukkan dengan tangis saya yang punya masalah di
kantor.......tangis cucunya......dan tangis anak-anaknya yang lain yang
sedang belajar hidup tegar seperti dia.............

Sekarang........setelah mama pergi...........untuk
selamanya..............dan kini saya yang merasakan menjadi seorang
Ibu.......saya baru menyadari bahwa selama ini semua yang mama lakukan
bukanlah hal yang biasa saja......tapi suatu hal yang luar
biasa.............yang saya sendiripun belum tentu mampu melakukan sama
seperti yang mama lakukan.......

Bisa saja saya punya mama yang lebih sibuk dengan teman-temannya......atau
pergi meninggalkan kami anak-anaknya.....atau membiarkan kami tidak
bersekolah......punya mama yang tidak pernah berdoa.....punya mama yang
tidak rela tangan & kakikya terluka karena pekerjaan rumah
tangga........dan sebagainya......dan sebagainya...........

Tapi tidak.........saya punya mama yang mengasihi saya.......dan saya
bersyukur kepada Tuhan......karena meskipun waktu yang begitu singkat yang
Tuhan berikan untuk kami dan mama bersama, tapi kami bisa merasakan kasih
sayang mama memuaskan hidup kami.............meskipun kami belum sempat
mengatakan betapa kami mengasihi beliau.....tapi kami percaya bahwa mama
tahu apa yang ada di dalam hati kami, itu sebabnya beliau menjalani hidup
ini sampai dengan saat terakhirnya tanpa keluhan...............

Bravo Mama...............!!!!

Satu himbauan saya.........coba Saudara mulai melihat mama yang sedang
menjahit mungkin, atau sedang menyiapkan makan malam......atau sedang
berdoa untuk saudara.........Sudah belum Saudara mengucapkan terima kasih ?
Sudah belum Saudara bilang bahwa Saudara mengasihi mama saudara ? Sudah
belum Saudara melihat bahwa pekerjaan seorang Mama itu adalah hal yang
paling luar biasa yang tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang........

Kalau semua jawaban yang keluar adalah belum..............
Buang semua malu, semua harga diri, semua kekakuan yang mungkin
ada........telpon mama sekarang atau tulis surat atau katakan secara
langsung " Saya mengasihimu Mama dan terima kasih buat semua yang sudah
mama lakukan untuk saya".
Sebelum semuanya menjadi terlambat..............